Abstract

Target Sasaran Mutu Universitas Muhammadiyah Sukabumi salah satunya adalah 100% mahasiswa tuntas Baca Tulis AlQuran, yang berarti seluruh mahasiswa UMMI harus bisa membaca Al-Quran. Terbatasnya jumlah dosen (AIK) dalam melaksanakan bimbingan membaca Al-Qur’an menyebabkan proses bimbingan membaca Al-Quran yang selama ini dilaksanakan dalam perkuliahan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di dalam kelas masih belum efektif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan membaca Al-Qur’an mahasiswa baru selama 2 tahun (2014/2015 dan 2015/2016). Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan subjek penelitian mahasiswa baru sebanyak 1174 mahasiswa dan 90 mentor. Metode mentoring membaca Al-Quran oleh peer mentor (mentor sebaya) yang dipilih, menjadi katalisator, dinamisator, dan motivator dalam kelompok-kelompok kecil bagi mahasiswa baru tahun akademik sehingga diharapkan pembimbingan membaca Al-Quran menjadi lebih efektif dan tercapainya sasaran mutu UMMI.