Abstract

: Interferensi bahasa merupakan pengaruh sebuah bahasa digunakan dalam hubungannya dengan bahasa lain. Interferensi merupakan kekeliruan terhadap tata bahasa pemakainya. Penelitian ini berlatar belakang ketidaktahuan masyarakat dalam penggabungan dua bahasa yaitu bahasa sunda dan bahasa Indonesia. Hasil analisis data dalam penelitian ini yaitu jumlah tuturan sebanyak 10 tuturan. Tuturan tersebut meliputi 9 tuturan yang termasuk kedalam jenis pemindahan unsur dari satu bahasa ke bahasa lain dan hanya 1 jenis termasuk kepada penerapan unsur-unsur yang tidak berlaku pada bahasa kedua ke dalam bahasa pertama. Sehingga kesalahan aparat desa hanya berkaitan dengan pencampuran antara bahasa sunda dan bahasa Indonesia.