Hubungan Kekuatan Otot Tungkai dan Kelincahan terhadap Kecepatan Tendangan Sabit pada Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat SMA Negeri 1 Kota Sukabumi Tahun 2018/2019

kekuatan otot tungkai, kelincahan dan kecepatan

Authors

  • Sheda Raksa Hendarsyah Sheda Kp. Pangkalan Rt 02/11
  • Firman Septiadi universitas muhammadiyah sukabumi
  • Firman Maulana universitas muhammadiyah sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.37150/jut.v8i2.1029

Keywords:

Leg Muscle Strength, Agility, Sickle Kick Speed

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan Hubungan Antara Kekuatan Otot Tungkai dan Kelincahan Terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Pada Ekstrakurikuler Pencak Silat SMA Negeri 1 Kota Sukabumi. Di latar belakangi oleh, pentingnya peranan kekuatan otot tungkai dan kelincahan pada ekstrakurikuler pencak silat. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik tes dan pengukuran. populasi dalam penelitian ini merupakan anggota ekstrakurikuler pencak silat SMA Negeri 1 Kota Sukabumi yang berjumlah 21 orang. Sampel penelitian adalah siswa tingkat dasar anggota ekstrakurikuler pencak silat SMA Negeri 1 Kota Sukabumi yang berjumlah 15 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1). Tes kekuatan otot tungkai (2). Tes kelincahan  (3). Tes kecepatan tendangan sabit.

                Teknik analisis data menggunakan teknik pengumpulan data statistik korelasi ganda yaitu mencari besarnya hubungan dan kontribusi dua variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa. (1). Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai (X1) dan kecepatan tendangan sabit (Y). (2). Ada hubungan yang signifikan antara kelincahan (X2) dan kecepatan tendangan sabit (Y). (3). Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai (X1) dan kelincahan (X2) terhadap kecepatan tendangan sabit (Y).

                Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan teknik korelasi ganda diperoleh hasil Fhitung  (9,23) > Ftabel (3,11) dengan taraf signifikan 0,05 maka H0 ditolak, artinya terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kelincahan terhadap kecepatan pada ekstrakurikuler pencak silat SMA Negeri 1 Kota Sukabumi. Berdasarkan hasil korelasi X1, X2 terdapat Y diperoleh Fhitung  (9,23) > Ftabel (3,11) dengan taraf signifikan 0,05. Dengan mendapatkan hasil perhitungan Rx1x2y sebesar 0,779 dengan kategori tergolong cukup kuat dan kontruksi secara simultan R2 x 100% = 0,6062 x 100% = 60,68% dan sisanya 39,32%.

Kata Kunci:         Kekuatan Otot Tungkai, Kelincahan, Kecepatan Tendangan Sabit.

 

Abstract : This study aims to prove the relationship between leg muscle strength and agility against the speed of the kick in the extracurricular pencak silat in SMA Negeri 1 Sukabumi. In the background by, the important role of leg muscle strength and agility in pencak silat extracurricular activities. This study uses a survey method with test and measurement techniques. the population in this study were 21 members of the pencak silat extracurricular at SMA Negeri 1 Sukabumi. The research sample was all 15 pencak silat extracurricular members of SMA Negeri 1 Sukabumi, with a sampling technique using puposive sampling. The instruments used in this study include: (1). Leg muscle strength test (2). Agility Test (3). Sickle kick speed test.

          The data analysis technique used a multiple correlation statistical data collection technique that is looking for the magnitude of the relationship and the contribution of two variables. The results showed that. (1). There is a significant relationship between leg muscle strength (X1) and sickle kick speed (Y). (2). There is a significant relationship between agility (X2) and sickle kick speed (Y). (3). There is a significant relationship between leg muscle strength (X1) and agility (X2) and sickle kick speed (Y).

         Based on the results of calculations using multiple correlation techniques obtained Fcount (9.23)> Ftable (3.11) with a significance level of 0.05 then H0 is rejected, meaning that there is a relationship between leg muscle strength and agility to speed on extracurricular pencak silat SMA Negeri 1 Sukabumi City. Based on the results of the correlation X1, X2 there is Y obtained Fcount (9.23)> Ftable (3.11) with a significant level of 0.05. By getting the results of the Rx1x2y calculation of 0.779 with the category classified as strong enough and simultaneous construction R2 x 100% = 0.6062 x 100% = 60.68% and the remaining 39.32%.

Keywords: Leg Muscle Strength, Agility, Sickle Kick Speed.



References

Biyakto Atmojo, M. (2010). Tes & Pengukuran Pendidikan Jasmani/Olahraga. Surakarta Jawa Tengah, Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UNS dan UPT Penerbitan dan Pencetakan UNS (UNS press).

Harsosno. (2016). Latihan Kondisi Fisik

Mulyana. (2014). Pendidikan Pencak Silat. Bandung, Remaja Rosdakarya. Jl. Ibu Ingjit Garnasih, No. 8

Musfiqon. (2012). Panduan Lenkap Metodologi Pendidikan. Jakarta, Prestasi Pustraka Karya

Mylsidayu Apta, Kurniawan Febi. (2015). Ilmu Kepeatihan Dasar. Bandung, Alfabeta, Jl. Gegerkalong Hiir No. 8

Sugiono. (2013). Statistika Untuk Pnelitian. Bandung, Alfabeta, Jl. Gegerkalong Hiir No. 8

Sugiyono, Dr. (2016). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, da R&D). Bandung, Alvabeta Cv.

Suharsimi, Arikunto. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta, PT. Rineka Cipta.

Sujarweni, W. (2014). Metodologi Penelitian Lengkap, Praktis, dan Mudah Dipahami. Yogyakarta, Pustakabarupress.

Syahlubis Johan, Wardoyo Hendro. (2014). Pencak Silat ; Panduan Praktis. Jakartra, Rajawali Sport

Downloads

Published

2022-12-20
Abstract viewed = 234 times

Most read articles by the same author(s)