MODUL IPA BERBASIS SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA

  • Din Azwar Uswatun
  • Insih Wilujeng
  • Purwanti Widhy Hastuti
Keywords: modul IPA, pendekatan STM, kemandirian belajar, kemampuan kognitif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kelayakan modul IPA berbasis Sains Teknologi Masyarakat (STM) berdasarkan hasil penilaian dosen ahli dan guru IPA, serta (2) mengukur keefektifan modul IPA berbasis Sains Teknologi Masyarakat (STM) dalam meningkatkan kemandirian belajar dan kemampuan kognitif siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R&D) yang mengadaptasi model penelitian dan pengembangan Thiagarajan. Prosedur penelitian ini meliputi 4-D yaitu terdiri dari (1) define, (2) design, (3) develop, dan (4) disseminate. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, angket, dan tes. Data dikumpulkan melalui pedoman wawancara, lembar angket validasi, soal pretes-postes, dan lembar observasi. Teknik analisis yang dilakukan adalah analisis deskriptif kelayakan modul, persentase peningkatan kemandirian belajar, dan peningkatan hasil belajar kognitif siswa dengan gain score. Hasil penelitian pengembangan ini adalah modul IPA yang mempunyai karakteristik: (1) materi disajikan secara terpadu; (2) tema dapat dikaji dari aspek biologi, fisika, dan kimia; (3) penekanan pada pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM); (4) penyajian modul dengan karakter self-instructional. Hasil validasi dan uji coba produk menunjukkan bahwa modul IPA (1) layak digunakan dalam pembelajaran dan (2) efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar dan kemampuan kognitif siswa. Peningkatan kemandirian belajar siswa sebelum dan setelah mengikuti pembelajaran menggunakan modul melalui angket sebesar 3,14% sedangkan melalui lembar observasi sebesar 41,96%. Selain itu, pembelajaran menggunakan modul juga dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa yang ditunjukkan oleh gain score pretes-postes sebesar 0,56 termasuk dalam kriteria sedang.

Published
2019-01-22
Section
Articles