KEMAMPUAN DAN DISPOSISI BERPIKIR KREATIF MATEMATIK SISWA MELALUI MEANS ENDS ANALYSIS (MEA)

  • Yanti Mulyanti
Keywords: Disposisi Berpikir Kreatif Matematik, Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik, Means-Ends Analisys (MEA).

Abstract

Salah satu tujuan pendidikan matematika di sekolah yaitu diharapkan agar siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif. Kreatif muncul karena adanya motivasi yang kuat dari diri individu. Apabila kebiasaan berpikir kreatif matematik berlangsung secara berkelanjutan maka secara akumulatif akan tumbuh situasi disposisi (disposition) terhadap berpikir kreatif matematik. Disposisi berpikir kreatif merupakan keinginan, kesadaran, kecenderungan dan dedikasi yang kuat bagi siswa untuk berpikir dan berbuat dengan cara positif. Pada dasarnya kemampuan dan disposisi berpikir kreatif matematik adalah kemampuan esensial yang perlu dimiliki oleh dan dikembangkan pada siswa yang belajar matematika. Karena kemampuan dan disposisi tersebut sesuai dengan Visi Matematika, Tujuan Pendidikan Nasional, dan Tujuan Pembelajaran Matematika Sekolah serta diperlukan untuk menghadapi susana bersaing yang semakin ketat. Melalui model pembelajaran Means-Ends Analisys (MEA) siswa diantarkan pada konsep baru yang mereka temukan dari hasil pemecahkan masalah. Proses pemecahan masalah dilakukan secara bertahap, dari masalah yang diberikan dibuat sub-sub masalah kemudian diselesaikan satu persatu sehingga tidak membebani siswa. Proses memecahkan masalah menggunakan kemampuan yang dimiliki berpengaruh terhadap disposisi matematik siswa, dalam hal ini disposisi berpikir kreatif matematik siswa.

Published
2019-01-30
Section
Articles