Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Hasil Fermentasi Limbah Kulit Buah terhadap Pertumbuhan Tanaman Terong
DOI:
https://doi.org/10.37150/v8hb7v51Keywords:
Pupuk Organik Cair, Fermentasi, Limbah Kulit Buah, Pertumbuhan, TerongAbstract
Limbah kulit buah merupakan salah satu jenis sampah organik yang sering dibuang, padahal memiliki potensi besar sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC). Pengolahan limbah ini menjadi POC dapat mengurangi dampak lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh POC dari limbah kulit buah terhadap pertumbuhan tanaman terong dan membandingkannya dengan pupuk organik cair komersil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan fermentasi limbah kulit buah (buah naga, mangga, jeruk, dan alpukat) selama 20 hari. POC yang dihasilkan kemudian diuji kandungan unsur haranya, dan percobaan pemupukan dilakukan dengan dua rasio POC berbeda (4 ml:1000 ml dan 8 ml:1000 ml) serta pupuk komersil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman terong yang diberi POC dengan rasio 8 ml:1000 ml tumbuh paling baik, mencapai tinggi 38 cm dan 28 helai daun pada akhir pengamatan. Sebaliknya, perlakuan tanpa pupuk menunjukkan pertumbuhan paling lambat. Kesimpulannya, POC dari limbah kulit buah terbukti efektif dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman terong, memberikan alternatif berkelanjutan untuk pupuk kimia, dan berkontribusi pada pengurangan limbah, yang relevan untuk pengembangan praktik pertanian
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SANTIKA is a scientific journal of science and technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in SANTIKA Journal is a scientific journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


